Sabtu, 29 Oktober 2011

Hidup

Hidup adalah pilihan. Ada 3 pilihan yang hadir dalam hidup, menjadi baik, menjadi buruk atau berada di antaranya. Jauh lebih sulit untuk memilih jadi baik dibanding menjadi buruk atau berada di antaranya, karena menjaga sesuatu yang baik memang sangat sulit, sesulit engkau menggenggam angin di telapak tanganmu. Ketika kau memilih sesuatu, tentu ada resikonya, termasuk memilih jadi orang baik. Menjadi siswa yang baik, anak yang baik, ibu yang baik, kakak yang baik, adik yang baik, teman yang baik, bahkan hamba Tuhan yang baik ada ujiannya. Ketika kau berusaha untuk memperbaiki dirimu dan menjalani semua hal yang baik menurut keyakinanmu, tentu saja banyak orang yang akan memperolok dirimu dan menganggap dirimu sama dengan orang-orang yang memilih jadi buruk dan berada di antaranya.
Ingatlah, bahwa ketika engkau berusaha memperoleh kebaikan, engkau akan terus dialiri dengan segala hal yang baik dan merasa dilindungi dari hal-hal buruk, begitu juga sebaliknya. Dan hal yang paling baik adalah ketika engkau mengetahui sesuatu dan mulai mengamalkannya dalam hidupmu. Maka ketika engkau berusaha untuk mencapai kebaikan dan engkau diperolok bahkan hal itu terjadi terus menerus, orang yang memperolokmu adalah orang yang rugi, karena dia tidak tahu betapa nikmatnya berusaha dalam mencapai kebaikan. Dan Tuhan Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui, dan malaikatNya akan terus mencatat semua itu, dan harus ia pertanggungjawabkan di akhir kehidupan dunia.
Ketika kau tidak tahan dengan segala olokan itu, lepaskanlah kesedihanmu dengan Tuhanmu, karena Tuhanlah tempat terbaik untuk mengadu dan meminta tolong. Dan berusahalah untuk tersenyum pada dunia, meskipun hatimu terus bergemuruh. Yakinlah, Tuhan Maha Adil lagi Maha Melihat.

When you try to always love ALLAH n love something bcause of ALLAH, you will get the comfort, although no one besides you rite now. Bcause you have ALLAH =*

Iva Rosa Nasution
Tulisan ini merupakan pelajaran yang ia peroleh di Selasa yang cukup cerah



telah di-post di Facebook sebelumnya

0 comments:

Posting Komentar